Minggu, 01 Mei 2016

Aku menyadarinya

Sakit, tapi tidak seharusnya sakit. Ingin, namun seharusnya tidak boleh ingin. Sadar dan memang harus sadar. Percaya dan harus memang percaya. Memahami serta memang harus memahami. Menyadari dan memang harus selalu menyadari. Berfikir dan memang harus selalu berfikir untuk kedepannya. 

Jujur,hati itu tidak bisa dibohongi. Keinginan itu sulit untuk dihilangkan. Niat itu sulit dimusnahkan. 

Namun, diri ini juga harus menyadari semua yang ada. Menyadari kemampuan,menyadari kepantasan akan sesuatu serta menyadari semuanya. 

Menerima semuanya dengan lapang dada itu keren. Namun, ketika hati berkata ingin tetapi semuanya berkata tidak/jangan/belum. 

Aku juga punya impian,sama seperti kalian ataupun kamu. Aku juga selalu menaruh harapan pada apa yang padahal belum tentu aku pantas untuk berada didalamnya. Aku juga selalu menginginkan apa yang kalian inginkan. Tapi kadang mungkin benar bahwa mimpi hanyalah mimpi. Harusnya dari dulu aku sadar dan menyadarinya, namun tidak masalah, aku juga tidak akan menyesalinya. Setidaknya aku pernah berusaha dulunya. 

Menyadari akan kemampuan yang ada. Menyadari semuanya dan menyadari restu yang ada.

Kegagalan tentu selalu ada dihidup ini. Tetapi diri juga tidak sepantasnya untuk selalu bersedih. Namun, disaat aku terlihat biasa2 saja,tapi sebenarnya disaat itulah aku merasa sangat tidak biasa2. 

Aku hanyalah gadis biasa dan mungkin juga dengan kemampuan yang biasa. Tidak seperti mereka ataupun kamu atau dia. Ku percaya bahwa semua ini takdir. Ku percaya bahwa sesungguhnya hidup tidak boleh disesali. Tetapi, mungkin aku hanya tidak cukup kuat menahan semuanya disaat yang bersamaan. 

Aku mungkin hanyalah biasa diantara kalian yang tidaklah biasa. Membatasi diri serta  menyadari semuanya. Aku tentu selalu mencoba memantaskan diri. Namun, semuanya tergantung pada Mu Ya Rabb. 

Kekecewaan tentu pernah aku dapatkan. Direndahkan oleh orang lain pun pernah aku rasakan. Dianggap kecil oleh yang lain pun mungkin sudah biasa bagiku. Didiamkan oleh mereka pun aku juga sudah biasa. Bahkan aku juga pernah dibandingkan dengan anak lain yang memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di tempat yang lebih baik. 

Tidak seharusnya iri karna seharusnya aku sadar dengan kemampuan diri. Aku hanya bisa menerima dan selalu mengucap syukur atas apa yang telah ditakdirkan padaku kini. 

Sedih tentu ada. Namun apa daya disaat aku terjatuh dalam kegagalan tidak ada satupun yang menjadi teman disisiku. Mereka menganggap aku sampah,layaknya sampah yang tidak berguna dan bau atau kotor sehingga mereka tak mau lagi berteman denganku. Tidak ada satupun orang yang tahu bagaimana kondisiku saat ini dan tempat curhatku satu-satunya yang paling tenang adalah curhat kepada Tuhan. Ketika curhat kepada Tuhan,aku selalu meneteskan air mata. Semua berasa sedikit lebih lega dari sebelumnya.

Memantaskan diri dan memperbaiki diri. Hal itu kini menjadi bagian dari kehidupanku. Belajar dari masa lalu. Semuanya membuatku semakin kuat. Tersenyum disaat terberat seperti ini artinya aku sudah mulai bangkit dari kegagalanku selama ini. 

Aku bersyukur,aku selalu mengucap syukur kepadamu ya Rabb. Tak pantaslah jika aku selalu iri akan mereka. Aku sadar,bahwa itu memanglah rezki mereka. Aku bahagia pastinya melihat teman-teman lama ku yang kini mampu menjajaki tanah lain selain di daerah ini. Aku sadar,bahwa mungkin kebahagiaan ku bukanlah saat ini,namun kebahagiaanku mungkin saja ada setelah semua kegagalan ini ada. Aku yang selalu ingin menjajaki daerah lain,tetapi selalu saja banyak kendala yang ada atau mungkin kini aku masih belum diizinkan (?)

Aku hanyalah wanita biasa yang mana kini aku tidaklah memiliki cukup banyak teman lagi. Yang ada kini hanyalah berbagai macam group bbm ataupun line yang sampai saat kini mereka masih selalu berkoar2 di group tersebut.

Tuhan,maafkan aku,mohon maafkan aku yang begitu banyak dosa ini. Maafkanlah diriku yang jika selalu mengeluh ini atau itu. Maafkan aku yang cengeng ini,yang selalu menangis ketika mengingat dosa dan ketika dilanda ujian. Tuhan,aku hanyalah gadis remaja biasa. Kehidupan ku datar serta penuh persaingan. Ya Rabb,mohon lapangkanlah dadaku ketika menghadapi seluruh ujian dan cobaan ini ya Rabb. Jika kehidupanku ini cenderung biasa dan tidak ada sesuatu yang dapat menghidupkan suasana,mohon lebih baikkan lagi kehidupan ku kedepannya. Kini,aku hanya bisa diam dan menerima semuanya. Aku terima semuanya ya Rabb. Aku selalu berjuang dan bersemangat untuk tetap melewatinya sampai ke titik terakhir.

Lantas,mengapa aku harus iri kepada mereka? Mungkin saja kehidupan inilah yang terbaik untuk ku atau mungkin sebetulnya kehidupan ku lah yang lebih baik daripada mereka?

Btw,hari ini aku mengunjungi tempat dimana aku seolah terpikir kembali akan masa lalu. Yup,sebuah restoran makanan cepat saji yang ada di sebuah SPBU didaerah KS. Entah kenapa ketika datang lagi kesana,aku seolah mengingat sesuatu yang sudah lama terjadi. 

Lain dari itu,ketika aku berusaha untuk tidak lagi mengingat masa lalu,namun disaat itulah aku semakin banyak terpikir sendiri akan hal itu. Contohnya saja itu selalu masuk ke dalam mimpiku disaat aku selalu ingin melupakan itu.

Aku sangat ingin melupakan masa lalu. Ketika aku membandingkan masa lalu dan masa sekarang,maka mungkin hatiku akan sangat sakit untuk mengingat semuanya. Masa lalu kelam,kelam sebelum semua ada perubahan. 


Senin, 25 April 2016

Merindu VS Dirindu

Untuk apa menuai rindu secara terus-menerus? Tapi memang benar adanya bahwa rindu memang tak dapat dielakkan kehadirannya.

Rindu sebetulnya memiliki makna mendalam yang mana hanya orang tertentu saja yang dapat mengartikannya dengan baik. Rindu sebetulnya dapat dikatakan logis jika kita hanya bertemu dengan frekuensi yang sangat sedikit,contohnya saja ketika bertemu hanya dalam waktu sekali setahun. Namun,rindu atau perasaan ingin bertemu tersebut mungkin dapat lebih memperlihatkan ketidakgunaan rindu jika sudah lebih dari 5 tahun tidak berjumpa. Jadi intinya adalah rindu itu akan hilang dengan sendirinya jika frekuensi dan kurun waktu untuk tidak bertemu sangat lama. 

Kerinduan membuat hati ini menuai rindu dan membuai keinginan untuk melakukan pertemuan.

Setinggi langit kujangkau dirimu yang sangat tinggi. Ketinggian membuatku ngeri. Membuat satu hati perasaan menjadi kompak dengan adanya antara satu dengan yang tinggi. Niscaya kemampuan memang harus diukur dan dikasihi. Kenikmataan yang anugrahkan memang tidak dapat dipungkiri. Keindahan alam bagaikan hati yang dapat melepas pengap antara aktivitasnya yang semerbak gunung menjulang tinggi. Kepadatan akan suatu tempat membuat diri merasa tidak terngiangi alunan melodi. Kujangkau terus hingga kudapati. Ketika suatu saat diri mampu menjangkau,mohon ingatlah aku yang dulunya terus menyayangi. Keributan seakan membawa kita terhempas jauh akan kedalaman pangkal Gunung Krakatau yang entah sampai kapan akan didiami. Kukenang terus masa disaat dulu ku dapat melihatmu dari jauh setiap hari. Kisaran jarak 10 meter ku pandangi dirimu yang kesana dan kemari. Ku ikuti arah mata angin bergerak,ku tau bahwa kita memang berbeda dan mungkin akan selalu memiliki perbedaan mendasar sedari dulu hingga kini.

Sakit,untuk selalu memendam rasa jarak jauh untuk mu yang ada disana. Agama benar bahwa pacaran memang tidak berguna dan tak ada nilai guna. Layaknya manusia lainnya,tentu aku juga memiliki rasa. Namun,rasa ini hanya mampu kuucap dan kupendam sendiri serta tak kuucap sepatah kata. Disaat aku tampak baik,percayalah sebetulnya disaat itulah aku dalam keadaan tidak baik atau kurang dari kata sebelumnya. Kemurnian cinta mungkin memang begini adanya. Dia hidup sendiri tanpa ada makhluk lainnya yang dapat mencegah keberadaannya. Sungguh,Tuhan Maha membolak-balikkan hati. 

Malu kuucap,malu kusampaikan. Aku yang masih sangat banyak dengan dosa membuat ku enggan menyentuh cinta yang sebetulnya belum pasti kudapati. Cinta perasaan lumrah kepada lawan jenis. 

Disaat yang lain berkata bahwa aku terlalu datar untuk merespons semua perkataan dan perilaku mereka. Mereka mengataiku 'dingin' dan mengatakan aku 'pemalu'. Pemalu memanglah sifat yang sulit ku hilangi,terlalu diam juga sifat ku yang sulit ku hapus serta sifat yang dingin itu memang begitu adanya.

Kucoba untuk selalu menarik kembali perasaan ku ketika seakan aku hendak akan melemparnya kepada yang lain. Hanya dia cinta diam2 ku kini yang masih tetap ku anggap ada. Ini bukanlah semacam "secret admirer",karna bedanya itu bertemu terus sedangkan ini bertemu dengan waktu yang tidak dijanjikan. Kami sudah tidak bertemu lagi,sehingga aneh rasanya jika perasaan ini masih tetap ada didalam dada. Namun,apa daya. Aku tetap mensyukuri itu apa adanya. Aku normal,aku juga punya rasa dan aku wanita. 


(TML18)

Sabtu, 23 April 2016

Berfikir positif (+)

Menangislah disaat kamu ingin menangis.
Tuhan,mohon lapangkanlah dada ku ketika melihat mereka. Mohon hilangkan rasa ingin seperti mereka. Disaat orang itu berbahagia hati bersama-sama,disini aku sedang berjuang lagi demi masa depanku. Aku memulainya lagi dari awal dan kutinggalkan semua yg telah berlalu. 
Tuhan,aku mohon perbanyaklah kesabaran didada ini. Sungguh,aku tak ingin iri melihat kebahagiaan mereka.
Cobaan ini aku anggap sebagai pembelajaran,sebagai kerangka pembentuk kehidupan yang lebih baik lagi kedepannya. Tidak satupun orang mengetahui betapa banyaknya hal2 yang berat yg ku lalui. Begitu banyaknya cobaan ini membuat aku lebih mengerti akan hidup. Tentu,mereka sangat beruntung dengan kehidupan mereka kini. Suatu kehidupan yang sangat aku dambakan. 

Disini,aku seperti hidup sendirian tak berteman. Kesepian ini kini mampu menjadi teman setiap hari. Kesepian juga membuatku menganggap senyum kepada sesama itu adalah sesuatu yang sangat berarti. Aku ingin punya teman,senasib maupun seperjuangan. 
Kehidupan atau rutinitas yang ku lalui kuhadapi sendiri tanpa adanya kebercandaan dalam hari berlalu. Pergi-pulang-pergi-pulang. Hanya itu,sungguh. Kini,tak ada lagi yang namanya teman dekat. Teman yang bisa diajak bercanda dan bisa diajak ketika ngobrol ataupun belajar bersama. 
Teman? Aku tidak mempunyai orang terdekat lagi selain keluarga. Yup,aku hanya punya keluarga disini yang biasa ku anggap tempat untuk melepas pengapku. Keluarga sangatlah berarti bagiku. Disaat aku jatuh/gagal,keluargalah yang hanya mampu membuatku tetap tersenyum dan tetap mampu menerima keadaanku kini. Disaat kegagalanku muncul,aku kehilangan semuanya,aku kehilangan teman dan tempat biasa aku bercanda. Orang yang aku maksud disini bukanlah "seseorang" melainkan "banyak" jadi bukan cuma untuk satu orang saja melainkan lebih dari itu. Teman yang aku maksudkan disini adalah teman perempuan dan bukan teman lawan jenis. 
Hanya keluargalah yang mampu membangkitkan semangatku kembali ditengah2 kegagalan ku ini. 
Karna apa? Karna disaat aku berkata "aku kesepian" itu berarti aku memanglah merasa kesepian. Aku selalu merasa tidak punya teman dan aku merasa aku memang benar2 tidak punya teman  seperti teman seumuran. 
Terkadang keluargaku juga salinga bersifat individualis atau saling bermain gadget dikamar. Memang tidak selalu tapi itu pernah adanya. 
Berlanjut kepada teman chatting...
Teman chatting wanita? Aku tidak punya dan apalagi untuk yg lelaki. Lain halnya jika aku menyapa teman perempuan ku sewaktu aku SMA dulu,mereka selalu sangat lama membalas pesan itu dan bahkan bisa sampai berminggu2 serta juga ada yg mengatakan bahwa mereka sibuk. Selanjutnya lain kata dengan teman SMA ku juga namun bukan wanita dan memang cukup dekat denganku (dulunya). Setiap aku menyapa atau mencari suatu topik pembicaraan,dia hanya membaca pesanku dan bahkan berkata bahwa chatting denganku buang2 waktu dan sangat tidak bermanfaat. Padahal itu semua aku lakukan karna aku betul2 kesepian dan bukan karna aku ingin mendekatinya. Aku hanya butuh teman dan itu memang benar adanya. Teman itu kadang bisa berubah sangat drastis. Bahkan yang dulunya sangat kita kenal dekat kini ia malah menjauh bagaikan telah hidup di dunia lain. Kini mereka hidup di tempat dimana mereka memiliki teman yang sangat banyak,sampai2 mereka lupa bahwa aku ini dulu teman mereka ketika masih menjadi orang biasa2 saja. Kadang ketulusan ku ini dalam berteman juga membuat aku selalu ditindas. Terlalu lunaknya diriku menyebabkan aku menjadi teman yang kaku. Sampai2 ketika teman lama ku sudah mencampakkan aku serta sudah mencaci maki aku untuk tidak lagi mengganggunya,disaat itu juga hatiku masih tetap sama. Ya itu mungkin karna ketulusanku. Aku juga tidak tau mengapa semua seperti ini. Aku sadar semua cacian itu,aku sadar ketidak-sukaan itu,bahkan disaat itu juga sebetulnya aku menangis merasa tersakiti. Lebih dari itu,tangisanku itu sudah sering aku rasakan betapa pahitnya cacian itu. Mereka tidak tahu,jika sebetulnya aku itu orang pemikir dan memang orang netral. Aku selalu berfikir logis dengan terus mencari suatu fakta dengan selalu mencari. Walaupun kadang aku memang sedikit loading lama,tapi percayalah kadang itu hanya settingan. Maksudnya,kadang aku hanya berpura2 supaya mampu menciptakan suasana dan interaksi yang baik layaknya ada suatu "basa-basi". Kemudian,sebetulnya aku juga sering berpura2 tidak tau padahal sebetulnya aku tau. Dan kadang itu aku lakukan juga hanya karna ingin menguji seseorang dan melihat respon tanggap yang ia berikan,dari sana jugalah aku mengetahui bagaimana sifat seseorang. Dan kadang dengan hal itu aku juga mampu menilai bagaimana yang biasa ia lakukan. Jika hasilnya baik maka itu artinya orang itu pintar dan sifatnya pun bagus. Dari situ,aku mampu mengkaji dan mencoba mengambil hal2 positifnya dan kemudian terjadilah imitasi. Terjadinya perilaku untuk mengambil hal2 yg (+) dan mencoba menanamkan hal itu pada diriku. Yup aku kira begitulah diriku selama ini. Tapi kadang kala aku juga mampu bersikap (-) apalagi ketika bercanda dan disaat itulah aku benar2 merasa lepasssss.
Jangankan teman,semua yang ada pada diriku bahkan aku syukuri. 
Aku tak tau mengapa kadang aku mampu menuaikan isi curahan hatiku dalam bait2 kata atau kalimat. Aku tidak tau apakah ini bakat ataupun cuma suatu keasyikan bagiku. Tapi,sudah ada 2 orang yang mengatakan bahwa kata2 yang ku tuliskan cukup bagus. Dan seperti kata2 yg diuraikan seorang sastrawan. Padahal,itu semua terjadi tanpa disengaja dan hanya sekilas aku membuatnya tanpa ada kerangka dulu tapi intinya yaa ketika aku ada ide hehehe. Sampai2 ada teman ku yang mengatakan bahwa ingin memasukkan ceritaku kekoran,tapi sayang aku merasa tidak sepantas itu untk memasukkan karyaku ke koran karna pada saat itu cerita yang kubuat hanyalah cerita deskripsi mengenai seseorang teman yang dlu sewaktu kelas 10 aku dan dia cukup dekat. Padahal,cerita yang kubuat hanyalah lelucon supaya penggambaran seseorang itu dapat  membuat orang yang membacanya menjadi tertawa. Tapi sayang,karna kesibukkan kadang aku menjadi jarang untuk menulis. Tapi kalau untuk diary dulu semenjak sd hingga smp aku memang cukup rajin membuatnya setiap hari,tujuannya adalah ketika suatu saat aku membacanya kembali,aku mampu tertawa dan mengingat masa lalu. Oiya,teman yang katanya ingin memasukkan ceritaku kekoran itu adalah teman sebangku aku dulu sewaktu aku duduk dikelas 10,cewek kok hehehehe. Btw,terimakasih karna semenjak saat itu aku cukup sadar bahwa aku ternyata memang cukup suka menulis😊😊

Kamis, 21 April 2016

Random

Untaian kasih di masa depan. Keunikan tersendiri ketika melihat orang yang sukses melepas rindu dan tawa bersama pasangan halalnya. Cinta kerap disuguhkan dengan pertengkaran,pertikaian dan kini mampu berujung pada maut. Ya ampun,hal mengerikan itu tak seharusnya terjadi di negri ini.
Tak seharusnya mereka selalu makan tanpa berlauk pauk. Kriminalitas di negri ini juga semakin meningkat. Ketidaksusksessan kinerja pemerintah dan hubungan timbal balik antara aparat penegak hukum dan masyarakatnya membuat negri ini semakin kacau serta sangat jauh dari ketentraman.
Dedikasi dan edukasi itu penting untuk anak Indonesia. Sosialisasi itu juga penting buat pemuda Indonesia. Kekebalan tubuh dan kinerja yang harusnya semakin baik memang harus segera dibuktikan dan dilaksanakan demi kemajuan bangsa. 
Cinta tanah air!! "Ayo bangkit bangsaku,mari kita buktikan pada mereka bahwa kita mampu menerjang gelombang arus dalam kesulitan yang tiada henti ini" - D
------------------------------
Arunan ayunan mengayung berbunyi ayunan alanya. Keterjangkauan membuat kita semakin dekat satu sama lain. Komplekisasi disekitar perumahan dan hunian baru. 
Api membara yang sulit dipadamkan walau sudah dengan air,udara (tidak ada penambahan tanah dan api layaknya Avatar). Kekuatan memperhatikan dan memusatkan kini menjadi sangat penting dalam keterkaitan satu sama lain. Keunikan tersendiri menjadi tanggung jawab yang besar nantinya dan bahkan memang untuk kedepannya.
Kegalauan membuat hati malu untuk berucap padahal mampu menuai rindu dan membuat luka. Kegelisahan mampu menerobos titik terendah suhu tubuh dan menguras tenaga serta pikiran. Keterbelakangan ini membuat kita tidak seharusnya ada di barisan paling akhir dan mendekati jurang yang terjal. 
Kmanusiaaan untuk sesama layaknya demokrasi. Sepadannya kapal yang memiliki ijin untuk berlayar ke wilayah peraiaran negri ini,bahkan bukan seperti penyelundupan narkoba apalagi hingga ke titik Internasional. Miris memang, sama halnya dengan perasaan hati yang bergalau gundah gulana. Sembangkan dan terbangkan ayangan hijau daun menyejukkan dan harum jika dicium. 
Angin sepoi-sepoi walau hanya dengan kipas angin didalam kamar. Walau hanya aku yang tau bahwasanya inilah duniaku,inilah takdirku,inilah jalanku. Syukuri dan selalu mengucap Alhamdulillah for everything. 
Rabbku maha romantis. Merencanakan sesuatu yang indah pada saat yang indah juga. Keromantisan diukur dari apa yang dilakukan ketika saat yang tenang dan damai. Sedangkan kekesalan merupakan bentuk ketidak romantisan dalam hidup. Apalagi mengeluh dan begitu seterusnya.
Kemenangan akan sesuatu tentu bukan hal yang tidak masuk akal. Kemenangan yang indah akan terlihat nanti di akhirat. Semuanya akan jelas terukur antara satu dengan yang lainnya. Kemenangan berarti suatu keberhasilan dalam melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Indahnya kemenangan akan terukur dan tergambar jelas ketika hari perhitungan dan hari pembalasan.

Ketika hati ini mengungkap ada suatu keganjalan,maka ketika itu pula ada sesuatu yang terbesit di pikiran ini. Kekuatan akan cinta yang hakiki.
Menyayangi keluarga merupakan suatu yang lumrah ada pada setiap orang. Kekinian kini menyebabkan adanya kebohongan atas status sosial yang mereka punya. Kemaluan atas sesuatu yang telah diberi oleh Allah menjadi mereka tak mampu bersyukur. Kekinian kini juga hampir melewati batas. Contohnya saja yang marak kini itu adalah anak SMA yang seusai coret2 baju dan berhujung hingga merobek rok yang mereka kenakan hingga paha. Jangankan seperti pramugari,mereka merobeknya lebih dari belahan rok pramugari. Yup,ini sangat miris!! Semoga anak-anak dikota besar memiliki nilai keagamaan dan nilai kesopanan yang harusnya sudah tergambar dari kemajuan tempat yang mereka tinggali kini. Kecendrungan mereka untuk bermetamorfosis menjadi liar menyebabkan generasi penerus bangsa yang rusak. Semoga saja para pemuda-pemudi bangsa mampu menjadi lebih baik lagi baik itu agamanya,kesopanannya,sdm dll.

Selasa, 19 April 2016

Secuil sayu sedup

Menyejukkan rasanya melihat foto kamu dan organisasi keagamaanmu. Senyumku mulai lebar melihat yang tampaknya tubuh mu mulai berisi. Standar pasanganmu apakah masih seperti itu? Apakah aku memang tak memiliki tempat untuk menjadi pendampingmu? Pasangan halal,yap halal maximal. Maximal juga usahaku untuk lebih baik lagi hehehe. Kusenyapkan keinginanku yang memang sangat ingin melihat mu secara langsung. Rindu masa sekolah,yang bisa memandangi mu dari jauh walaupun malu. 
Teringat,teringat aku yang selalu menyemangatimu. Apakah mungkin ada wanita yang kamu cinta? Siapa itu? Maaf ya,tidak seharusnya aku bertanya seperti ini. Aku hanya bisa meminta mu pada pemilik mu. Ya Rabb,diriku hanya gadis biasa,apakah bisa aku dan dia berjodoh di satu pelaminan dan menjadi pasangan halal. Halal label produksinya akan tergambar dari label rumah produksinya. Yup benar sekali, cetakan yang cantik dan indah tentu dibutuhkan. Kenyamanan kasih,kesetiaaan hati akan selalu menuntun ke arah right side ketika satu opini mengenai rumah tangga ala Rasulullah saw. 
Sayu senyap hati berdayung menuju rumahnya. Mencintaimu ibaratkan beratnya diuji dalam diam yang mungkin hanya aku yang tau dan dirimu tak mungkin mengetahuinya. Kenyataan serta fakta sosial membuat kita dulu menjadi bertemu dalam sebuah ruangan bimbel. Setahun setelah itu ternyata kita dipertemukan kembali,kini kitapun satu kelas. Namun sayang hanya 1 tahun adanya setelah pertemuan itu aku dapat melihat mu terus. Perbedaan2 membuat kita tak lagi sekelas. Perbedaan riwayat kelas dan unsur makhluk hidup yang ada didalamnya pun berbeda. Jujur,perasaan ini muncul ketika saat itu mulai bermulai. 

Cerita hatiku dalam kecemburuan

Ketika hati menyendiri begitu pula rasanya hati yang tersakiti. Tersakiti karna kelalaian diri. Hati tak pernah membohongi. Ku curahkan segala hingga seluruh yang ku miliki. Tapi aku sadar bahwa sebetulnya aku hanya ingin menjadi lebih baik lagi. Ku tatapi masa lalu yang selalu menyelimuti. Tak kusangka ini menjadi hal yang sangat tak dimengerti. Kini hatiku sedih karena cinta yang selalu hadir dibayangan benak dan hatiku. Cinta ini membuat aku berubah,membuat diriku ingin terus menjadi baru dan memperbaruhi. Ku ungkap hatiku yang sedih ketika melihat suatu foto dia dan organisasinya. Aku cemburu dan benar-benar cemburu. Kini aku tau maksud semua lontarannya padaku sewaktu itu. Aku ingin menjadi seperti itu dan berada di posisi itu. Kecemburuan ini harusnya tidak muncul dalam dada ini. Ku kerahkan semua tenaga untuk menahan sakit ini. Namun,apa daya air mataku tumpah. Aku merasa seperti orang yang sangat jauh,hingga aku merasa bahwa aku bukan siapa-siapa dibandingkan mereka. Hatiku merintih,aku takut ini semua akan membuat tujuan awalku hilang. Kecemburuan ini selalu membuat hati ini terasa terkikis hingga mulut ini tak mampu lagi mengucap apapun. Ku kenang masa dulu yang tak seharusnya ku kenang dan ku ingat. Bunga yang bermekaran kini menjadi layu karna temannya yang dulu selalu ada kini telah pergi menjauh. Perbedaan paham dan suasana hati membuat kami terpisahkan. Perbedaan unsur tanah dan gelombang angin membuat kami tak bertemu. Bertemu memikuk pilu itu yang aku takuti. Hati mencengkram bunga duri yang terus menyakitinya namun ia tak mampu pergi menjauh dan melepaskannya. Kekesalan ini tentu wajar terjadi. Hanya karna ada rasa yang terasa bagaikan tepukan angin. Dianggap jika hati ingin dan tak dianggap jika hati tak ingin. Keindahan melodi di mentari pagi selalu membuat kita tertegun, tetapi lain halnya dengan ketika senja tiba,saat dimana kegelapan akan muncul disaat sunyinya malam ketika orang tertidur lelap. Ketika itu ku basuh muka ku hingga no yang kesekiannya selesai. Ku tadahkan tanganku hanya untuk berdoa pada Rabbku. Ku meminta hati ini agar tenang,tenang setenang-tenangnya. Hati mulai menjulurkan keinginannya. Kini hati mulai bercerita hingga semua keinginan hati sudah mampu diucap lewat mulutku. Sembari menunggu selalu saja ada hal yang membuatku untuk terus mencari semua informasi mengenainya. Walaupun aku tau,bahwa hanya ini yang dapat aku lakukan kini. Kesepian tanpa teman hingga hari-hari yang hanya selalu dirumah tanpa pergi bersama teman seumuran. Dalam diam aku mengusikmu dengan cara selalu mencari info terkini/terupdate mengenai dirimu. Dalam diam juga ku ucap namamu dalam doaku. Aku benar-benar memiliki rasa padamu. Aku berharap kelak dirimulah yang akan jadi teman hidup. 
Pesona cinta dalam doa semakin kuat hingga kini aku teringat pesona dasar laut yang amat terkenal di sini. Sejenak aku terdiam dan tersenyum sembari berkata sambil membuat lengkungan dipipiku "hehe kenapa jadi kepikiran kesana ya?". Harusnya aku memang tidak begitu atau begini. Namun,kecendrunganku untuk selalu berfikir memang tak bisa ku hilangkan dari diri ini. Ku ungkap dan ku lakukan semua yang ku dan hatiku inginkan asalkan tetap pada jalan yang diridhoi-Nya. 
Kembali mebahas mengenai apa yang telah kufikirkan dan apa yang telah kutuliskan pada awal pembukaan postingan ini,yaitu mengenai hati dan bukan haiti ataupun hayati (-_-)
Kadar kebaperan diriku bisa mencapai langit hingga mungkin dapat terlihat dan menerawang pada citra yang ditangkap oleh alat SIG yang telah dipelajari di Geografi SMA. Namun aku sadar,inilah aku yang kadang berada diluar batas sifat pendiam diriku,bukan berarti itu tandanya aku lagi ada dirumah temen ya(-,->) hmm sudahlah,makin lama aku semakin ngaco (baca: ketika orang minang mendengar ini,respon saraf mereka akan langsung memproses dan menerjemahkan kata itu yang dapat berartikan bahwa kita lagi berkaca). Oke maafkan interupsinya yang garing hehe. Ga terlalu bisa ngelawak soalnya,maklum tampang bagaikan malaikat (bukan malaikat maut ya-...- ihh). Btw,aku mau mulai nulis kaya yg diatas tadi deh hehe. Kebawahnya bacaan ini bahasanya semakin informal huft,maapkeun,maafkan ambo uda/uni kasadonyo😊
------------------------------
Tangan ini mulai mencoba menuliskan kembali apa yang menjadi pemberontakan hati secara semena-mena (notice:ini bukan lagu). Hati merintih,air mata tertindih keluar tampungannya hingga pusing pun is coming. Setelah menangis biasanya kepala ini akan selalu memberikan stimulus hati untuk tidak bersifat egois atau hanya berada disatu pihak. Kini,lapar pun mengundang dirinya untuk berlawanan dengan nasi dan lauknya. Padahal kita tau bahwa nasilah yang akan menang melawan lapar ketika perut sudah mengirim tanda "missed call". Kadang tentu kita merasa bersalah pada perut dan kepala serta mata yg menjadi korban keegoisan hati. Keegoisan tanpa arah dan dengan pamrih meminta balasan perasaan cinta yang senasib atau penyetaraan cinta. "Pangeranku" aku merindukanmu untuk masa depanku hehe. Kenakalan dulu mungkin akan selalu terpompa didalam hati dan pikiran. "Big dosa",semua orang tentu merasa punya hal itu. Oleh karena itu,memang benar bahwa saling mengingatkan adalah hal yang baik untuk di keep in touch pada siapapun. 

Minggu, 17 April 2016

Ketakutanku

Ya Allah berilah hamba kesabaran dan ketabahan. Mohon kuatkan hati hamba Ya Rabb. Ya Allah,hamba takut jika kelak hamba menjadi orang yang jauh dari kebaikan. Ya Allah mohon tuntunlah hamba selalu kepada jalan yang engkau ridhoi. Ya Allah kuatkanlah hamba disetiap desiran ketakutan serta disetiap malapetaka yang dapat membuat hati dan raga ini menjadi tak mampu lagi untuk mengucap syukur. Ya Allah ya tuhanku,hamba mohon berilah hamba kesabaran,berilah hamba rezeki yang baik. Ya Allah,sungguh hamba menyayangi keluarga hamba,Ya Allah biarkanlah hamba membahagiakan kedua orang tua hamba sebagaimana mereka yang dahulu telah merawat hamba sewaktu aku kecil. Ya Allah tuhan semesta alam,sadarkanlah hamba jika selama ini hamba sesat,mohon berilah hamba titik terang terhadap segala cobaan ini serta berikanlah hamba kekuatan untuk tetap bersabar pada jalan yang telah engkau kehendaki ini. Ya Allah,mohon maafkan seluruh kesalahan hamba,mohon maafkan seluruh dosa hamba. Hanya satu minta hamba ya Rabb,mohon berikanlah hamba kesempatan untuk dapat membahagiakan keluarga hamba selagi nafas ini masih ada serta mohon berilah hamba tuntunan yg baik agar hamba tetap terus dapat berada dijalan yang baik ini.

Alunan harapan sebelum tidur

Wahai kekasih masa depanku,dimanakah engkau kini berada? Tau kah engkau bahwasanya dulu dan hingga kini ku masih terus mempertanyakan siapa sosok dirimu yg sebenarnya? Siapakah sosok mu yg sebenarnya dipilih tulang rusuknya untuk menciptakan aku? Duhai kekasih halal ku,jemputlah aku dalam penantian ini,penantian mulia dalam menyempurnakan agama kita. Duhai pangeran lauhul mahfuz ku,tau kah engkau bahwa setiap malam aku selalu berharap supaya kita dapat dipertemukan secepat mungkin? Tapi tau kah engkau kekasih masa depanku,bahwasanya aku ini masih berumur 18 tahun. Untuk meraih gelar sarjana saja aku belum. Aku takut jika nanti kita bersama disaat aku masih bersekolah,aku lalai dalam rumah tangga kita. Oleh karena itu,maukah engkau menunggu ku? Aku tahu,bahwa belum seharusnya aku merindukan kehadiran seorang kekasih halal ku disaat umur ku yg masih dibilang terlalu muda. Seharusnya diumur ini aku terus berjuang dalam pendidikanku,tetapi entah kenapa aku selalu saja ingin terus untuk berusaha dengan selalu mengingat serta merindukan kehadiranmu yg entah kapan aku tahu kita akan dapat dipertemukan. Dengan adanya rasa cintaku ini,dalam penantian ini,aku menjadi termotivasi,aku menjadi lebih semangat karena aku ingin kita membangun rumah tangga yg juga dilandaskan pada cinta serta agama yg kuat. Duhai kekasih halalku, aku berharap kita dapat bertemu dengan cara yang mengesankan. Duhai pangeranku,aku mencintaimu❤️🙊🙈

Selasa, 23 Februari 2016

Aku rindu

Serindu-rindunya saya kepada anda tetap tidak bisa menjadi ganti untuk cinta saya akan yang maha kuasa. 
Ketika rindu ini menusuk,saya selalu hanya bisa berdiam diri. Hati yang tidak seharusnya mengingat dan mengharapkan sesuatu yang belum pasti. Sesingkatnya waktu itulah selamanya waktu. Nobody can change it if u think it only like for a hours. 
Waktu akan terus bergulir dengan sendirinya. Umur pun juga akan terus bertambah hingga kelak dewasa pun datang. Kenanglah masa dahulu,kenanglah untuk menjadi patokan kedepannya, supaya kesalahan dulu itu tidak terulang kembali. Sekali lagi,mari sorak-kan mimpi mu hingga sedari kini. Semangat

Rabu, 10 Februari 2016

SOSIALISASI PARA AHLI



Pengertian sosialisasi menurut para ahli :
1) Menurut Karel J. Veeger (Dalam Sosiologi: Memahami dan Mengkaji untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, 2007, Hal 101) :
Sosialisai adalah suatu proses belajar mengajar. Melalui sosialisasi, individu belajar menjadi anggota masyarakat yang prosesnya tidak semata-mata mengajarkan pola-pola perilaku sosial kepada individu, tetapi juga individu tersebut mengembangkan dirinya atau melakukan proses pendewasaan diri. 
2) Menurut Charlotte buehler (Dalam Sosiologi: Memahami dan Mengkaji untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, 2007, Hal 101) :
Sosialisasi adalah yang membantu individu untuk belajar dan menyesuaikan diri tentang bagaimana cara hidup dan cara berpikir kelompoknya agar dapat berperan dan berfungsi dalam kelompoknya. Proses ini dapat berjalan serasi dapat pula terjadi pertentangan. Akan tetapi, selama individu merasa memerlukan kelompoknya, ia bersedia untuk mengadakan beberapa kompromi terhadap tuntutan kelompok.
3) Menurut Soerjono Soekanto (Dalam Sosiologi: Memahami dan Mengkaji untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, 2007, Hal 101) :
Sosialisasi adalah suatu proses yang menempatkan anggota masyarakat yang baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat di tempat dia menjadi anggota.
4) Menurut Bruce J. Cohen (Dalam Sosiologi: Memahami dan Mengkaji untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, 2007, Hal 101) :
Sosialisasi adalah proses manusia mempelajari tata cara kehidupan dalam masyarakat untuk memperoleh kepribadian dan membangun kapasitas untuk berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok.
5) Menurut Robert M. Z. Lawang (Dalam Sosiologi: Memahami dan Mengkaji untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, 2007, Hal 101) :
Sosialisasi adalah proses mempelajari norma, nilai, peran, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan untuk memungkinkan partisipasi yang efektif dalam kehidupan sosial.
6) Menurut Peter L. Berger (Dalam IPS Terpadu untuk SMP dan MTs Kelas VII Semester 1, 2007, Hal 48) :
Sosialisasi adalah proses belajar seorang anak untuk untuk menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat
7) Menurut David Gaslin (Dalam IPS Terpadu untuk SMP dan MTs Kelas VII Semester 1, 2007, Hal 48) :
Sosialisasi adalah proses belajar yang dialami seseorang untuk memperoleh pengetahuan tentang nilai dan norma-norma agar ia dapat berpartisipasi sebagai angota kelompok masyarakat.
8) Menurut Soejono Dirdjosisworo (Dalam IPS Terpadu untuk SMP dan MTs Kelas VII Semester 1, 2007, Hal 48) :
Sosialisasi mengandung 3 pengertian seperti berikut :
a) Proses sosialisasi adalah proses belajar, yaitu suatu proses akomodasi tempat individu menahan, mengubah impuls-impuls dalam dirinya, dan mengambil alih cara hidup masyarakat.
b) Dalam proses sosialisasi itu, individu mempelajari kebiasaan, sikap, ide-ide, pola-pola nilai, dan tingkah laku, serta ukuran kepatuhan tingkah laku didalam masyarakat tempat ia hdup.
c) Semua sifat dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkan sebagai kesatuan sistem dalam diri pribadinya.













DAFTAR PUSTAKA
Murdiyatmoko, janu. 2007. Sosiologi : Memahami dan Mengkaji untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Bandung: Grafindo Media Pratama

Pujiastuti, Y. Sri. 2007. IPS Terpadu untuk SMP dan MTs Kelas VII Semester 1. Jakarta: Penerbit Erlangga

Senin, 26 Oktober 2015

Aku ingin lari,tapi ku tak mampu

Ya Allah. Aku mohon,biarkan aku pergi dari sini,menjauh. Biarkan aku sendiri karna duniaku mungkin memanglah selalu semdiri. Aku terima cobaan ini ya Allah,aku sabar. Mungkin aku memang terlalu suka menyendiri. Aku senang hidup diduniaku sendiri. Untuk apa aku disini? Untuk selalu mendapat hujatan atau hanya untk menjadi selalu sendirian?    Dirumah sendirian,kemana2 sendirian,bahkan untuk membeli ini itupun selalu ku gunakan dari uang jajan ku sendiri. Aku bukanlah anak yang boros melainkan sebaliknya,aku hemat bisa dari segi apapun kecuali untuk membeli makanan dan buku. Semua selalu ku gunakan dari uang jajan ku. Apapun benda yang ingin ku beli,terlebih dahulu aku selalu menabung untuk itu. Kesendirian itu selalu membuatku teringat akan diyah kecil,si pendiam dan si gadis kecil yang selalu pulang pergi sendirian tanpa dijemput antar. Sungguh,gadis kecil yang kesepian

Minggu, 01 Maret 2015

review sedikit tentang bermacam-macam expression

Apologizing
I'm sorry about...
I am sorry that...
I'm very sorry about...
I'm very sorry for...
Please forgive me for...
I'd like to apologize for...
Please accept my apologies.
Please accept my sincere apologies. (very formal)

Asking for Help
I'd be grateful if you could...
I would be grateful if you could...
I would appreciate it if you could...
Could you please...
I was wondering of you could help me.(informal)
I would like to know...

Asking for Information
I am writing to enquire about...
I am writing to find out about...
What I am looking for is...
I would like to know about/if...

Closing
I look forward to seeing you.
I look forward to hearing from you.
I look forward to meeting you.

Complaining / expressing dissatisfaction
I'm writing to express my dissatisfaction with...
I'm writing to express my annoyance with...
I am not happy about...
...was very disappointing.

Conveying regards
Please give my best regards to your family.
Please pass on my best wishes to your wife and children.
Please give my regards to your parents.


Expressing satisfaction
I was delighted to hear that...
I was very happy to learn that...
I was thrilled to find out that...
I was glad to hear that...
...was very enjoyable.

Expressing concern / sympathy
I was sorry to hear about... (your accident/ illness)
I am writing to express my concern about...

Giving bad news
I regret to inform you that...(semi-formal)
I am sorry to tell you that...(informal)
I regret to advise you that...(formal)
I am afraid I have some bad news.(informal)

Giving good news
I am pleased to inform you that...(semi-formal)
I am delighted to tell you that...(informal)
I am happy to advise you that...(formal)
I thought you might like to know that...

Giving reasons
This is because...
This is because of...
This is due to... (formal)
This is as a result of...(formal)
This is owing to...(formal)

Making suggestions
Would it be a good idea to...
Perhaps it would be a good idea to...


Thanking
Thanks.
Thank you.
Thank you very much.
Thank you kindly.
I can't thank you enough.
No words can express my gratitude.
I am extremely grateful for...
I very much appreciate your ______ing

QUIZ
Match the following:
1. Thank you kindly.
2. I am pleased to inform you that...
3. Please give my best wishes to...
4. This is due to...
5. I look forward to hearing from you.
6. I would like to know...
7. I'd like to apologize for...
8. I regret to inform you...
a. Apologizing
b. Conveying regards
c. Giving bad news
d. Giving reasons
e. Closing
f. Thanking
g. Giving good news
h. Asking for information




Answers:
1-f, 2-g, 3-b. 4-d, 5-e, 6-h, 7-a, 8-c

gini nih "Formal and informal language"

How coarse or inappropriate to use these words “wanna, gonna, gotta, etc” in formal language? Should I avoid them in my formal and informal language? I read in a book written by a Russian-American woman that it was not good to use them even in informal language. Is it true? I like to use these words instead of normal “want to”, "going to", but I never paid attention to the fact that I might sound grossly. Also I like to insert different expressions in my speech, but I don't know how appropriate to use them in a talk with a person (native speaker) who I don't know very well or meet for the first time. Of course they understand that English is a foreign language for me (but there were some native speakers who laughed at my wrong expressions and I was just like this smiley ), so I don't want to feel shame again because of incorrect use of some word and expressions. Can you advise me how to improve this side of my English?

Sabtu, 29 November 2014

Roy kim-pinocchio

오늘도 그대는 웃네요
oneuldo geudaeneun utneyo
You’re smiling again today
Kau tersenyum lagi hari ini

나 멀리서 그댈 따라서 웃죠
na meolliseo geudael ttaraseo utjyo
From far away, I smile with you too
Dari jarak jauh, aku juga tersenyum kepadamu

어쩌면 한번쯤은 날 보며 그대가 꼭 웃어 줄것만
같아
eojjeomyeon hanbeonjjeumeun nal bomyeo
geudaega kkok useo julgeotman gata
Maybe you will look at me and smile just once
Mungkin kamu melihatku tersenyum
kepadamu hanya sekali

실 바람 타고 그대의 향기가 코끝에 스치네 나의
곁에
sil baram tago geudaeui hyanggiga kokkeute
seuchine naui gyeote
Your scent rides the wind and passes through
my nose, by my side
Aroma mu yang melewati hidungku, di sisiku

오~그대의 눈빛을 보면 떨려오네
o~geudaeui nunbicheul bomyeon tteollyeoone
When I see your eyes, I get nervous
Disaat melihatmu, aku langsung gugup

먼 훗날 언젠가는 기억될 내 사랑 소중한 그대여
meon hutnal eonjenganeun gieokdoel nae
sarang sojunghan geudaeyeo
I’ll remember you even way ahead in the
future, my love, my precious dear
Aku mengingatmu sampai akhirnya masa
depan datang cintaku, sayangku yang berharga

오늘은 그대가 우네요
oneureun geudaega uneyo
You’re crying today
Kau menangis hari ini

난 뒤에서 그댈 따라서 울죠
nan dwieseo geudael ttaraseo uljyo
From behind, I cried with you too
Sesungguhnya, aku juga menangis denganmu

어쩌면 한번쯤은 그대의 두 눈에 눈물을 닦아 주고

eojjeomyeon hanbeonjjeumeun geudaeui du
nune nunmureul dakka jugopa
Maybe just once, I want to wipe the tears
from your eyes
Mungkin hanya sekali, aku ingin menyeka air
matamu

밤 바람이 많이 차요 내게로 오~ 안아줄게요 나의
곁에
bam barami manhi chayo naegero o~
anajulgeyo naui gyeote
The night wind is very cold, come to me,
I’ll hold you by my side
Langit malam yang sangat dingin, datang
kepadaku, aku akan memegangmu di sisi
ku

오~그대의 눈빛을 보면 떨려오네
o~geudaeui nunbicheul bomyeon tteollyeoone
When I see your eyes, I get nervous
Disaat aku melihat matamu, aku langsung
gugup

먼 훗날 언젠가는 기억될 내 사랑 소중한 사람
meon hutnal eonjenganeun gieokdoel nae
sarang sojunghan saram
I’ll remember you even way ahead in the
future, my love, my precious dear
Aku mengingatmu sampai akhirnya masa
depan datang cintaku, sayangku yang berharga

그대만이 운명이죠
geudaemani unmyeongijyo
Only you are my destiny
Hanya kamu takdirku

우리 언젠가 함께할 그날을
uri eonjenga hamkkehal geunareul
Thinking of the days we will be together some
day
Memikirkan tentang hari yang dimana kita
akan bersama pada hari itu

그대만을 I love you
geudaemaneul I love you
Only you, I love you
Hanya kamu, I love you

Selasa, 18 November 2014

Tidak tahu balas budi

Jika memang ini yang terbaik, aku akan terima. Tapi, disisi lain kamu juga tidak ingin mengakhiri semuanya. Aku merindukan susasana seperti dulu.
Kini, kamu telah memiliki kebahagiaan baru bersama teman-teman mu, dan kamu juga semakin jauh dari ku. Apakah kasta kita berbeda sehingga kamu lupa tentang aku? Apakah kamu lupa terhadap aku yang dulu mau menerima kamu apa adanya ketika kamu belum memiliki teman sebanyak sekarang? Tapi kenapa kamu melupakan aku begitu saja, ketika kamu telah memiliki mereka semua? Apakah kamu sudah lupa terhadap aku? Apakah karna aku jelek? Apakah karna kini banyak wanita yang mendekati mu, makanya kamu menjauh?
Sekejap semua hilang, hilang seperti sehelai daun yang diterbangkan angin, hati ini terkikis karna adanya pelapukan penghianatan yang kau lakukan. Aku disini sendiri, dan aku selalu menunggu mu. Tapi ternyata, ini balasan mu untuk diriku?:'

Sabtu, 15 November 2014

Bergalau ria di malam minggu menjelang detik-detik 16 November 2014 ( Minggu)

Mengenang yang selalu dikenang, memikirkan yang tidak pernah dipikirkan. Aku dan dia itu bagai benua kutub utara dan benua kutub selatan. Kami saling berjauhan, tapi sebenarnya kami ini sama.
Kekurangan ini seharusnya saling melengkapi dan dilengkapi, tapi apa daya, dia pun perlahan menjauh. Bulan Desember semakin dekat, yaa hari ulang tahun ke dua kami pun seperti tidak berarti. Kukenang terus ketika pertama kali ia menyatakan cintanya padaku. Sampai-sampai saat ini video di tkp tersebut masih ku simpan rapi didalam memori video handphone smartphone ku. Gundah!!! Kami semakin merenggang. Memang, break ini rasanya sangat menyakitkan.
Ku usap kembali air mata yang tiba-tiba selalu menetes. Aku kuatkan diriku dengan selalu menyebut asma Allah. Tempat yang paling aku sukai untuk mencurahkan semua kesedihanku. Aku bangga menjadi seorang muslimah, aku bisa bersyukur, serta mendapat ajaran yang benar.
(oke, balik lagi ke cerita yang pertama)
Aku selalu merindukan nya, tapi mungkin dia tidak berbuat yang sama seperti aku. Aku sedihhh:'( rasanya hati ini sudah terlalu erat dengan dia. Kenapa? Kenapa harus seperti ini?:(

Kiauan 4 di 15 November 2014

Taukah kamu? Bahwa aku selalu menatap mu dari jauh? Menatap dengan penuh perasaan, serta hati yang luluh lantah. Kepedihan akan terlalu jauh ketika takdir berbicara, tapi bila takdir itu baik, yaa tak masalah. Semuanya seakan bergelora begitu saja, semuanya mengalir tanpa tau kemana arah tujuan. Aku senang melihatmu bisa bergabung dengan mereka, tapi kau juga akan semakin jauh dengan ku. Apakah kamu lupa akan diriku? Senyum tangisan ini rasanya sangatlah perih, goresan hati yang kau buat ini membuatku gundah. Aku ingin tetap tinggal, tapi, aku juga tidak ingin menghilangkan kebahagian yang baru saja kau peroleh. Aku tidak ingin egois,aku ingin tetap mencintai mu walau dalam ribuan kilometer. Kini, kisah kita hanya bisa aku kenang, dalam tangisan senyum bahagia yang aku korbankan:')

Kiauan 3 di 15 November 2014

Rintihan kesakitan, menerpa bagai di semak belukar. Tolong, jangan tukar semuanya dengan itu. Mudah saja kau tergoda dengan makhluk yang lainnya. Sejungkir kotak kue dia atas meja, harusnya kau makan itu, tapi kau hanya membiarkannya digigit semut. Kejam, kau datang dan pergi semau jidat bokong mu! Aku benci melihat orang munafik sepertinya. Ku temui waktu lalang yang pernah terperosot jauh, tapi dia enggan berbicara. Semua hantaran gelora ini membuatku takjub. Haha, semerbak dedaunan yang busuk. Kulalui seperti ini, tapi aku berusaha untuk terus bangkit,Berusaha, bekerja keras untuk menggapai cita ku:)

Kicauan 2 di 15 November 2014

Kadang hati membuktikan, memerlukan rasa yang sangat dalam. Menyukai seseorang tanpa dicintai kembali. Sesuatu yang amat besar serta berarti bagi sang hati. Kembali menerpa terjangnya arungan gelombang kesakitan. Semua nya terhempas, terhempas bagai pecah belah. Kekuatan sang hati untuk tetap bertahanpun, kini diikuti. Magnet yang besar itu selalu menarik ulur hatiku yang rapuh, penuh misteri serta ketulusan yang mendalam. Penuh dengan goresan hati serta sesercak tangisan. Bibirku hanya bisa diam, menangis tanpa bersuara. Kepeluk malam, kunantikan siang, tetapi ia tak kunjung datang. Ia seolah tidak bersalah akan semuanya. Aku ingin pergi, pergi meninggalkan nya supaya ia sadar betapa berartinya aku bagi dirinya.

Kicauan 15 November 2014

Biarkan hati mengungkapkan, biarkan mulut ini tetap diam,biarkan waktu yang menjawab kenangan yang sulit di lupakan, cinta yang sulit hilang, keterikatan yang mulai menjauh dan merenggang. Semua portal keajaiban cinta ini perlahan hilang, memudar serta seperti rumput yang bergoyang. Aku diam membisu,air mata selalu berlinang,hati terus menahan.