Minggu, 01 Mei 2016
Aku menyadarinya
Senin, 25 April 2016
Merindu VS Dirindu
Sabtu, 23 April 2016
Berfikir positif (+)
Kamis, 21 April 2016
Random
Selasa, 19 April 2016
Secuil sayu sedup
Cerita hatiku dalam kecemburuan
Minggu, 17 April 2016
Ketakutanku
Alunan harapan sebelum tidur
Selasa, 23 Februari 2016
Aku rindu
Rabu, 10 Februari 2016
SOSIALISASI PARA AHLI
Senin, 26 Oktober 2015
Aku ingin lari,tapi ku tak mampu
Minggu, 01 Maret 2015
review sedikit tentang bermacam-macam expression
I'm sorry about...
I am sorry that...
I'm very sorry about...
I'm very sorry for...
Please forgive me for...
I'd like to apologize for...
Please accept my apologies.
Please accept my sincere apologies. (very formal)
Asking for Help
I'd be grateful if you could...
I would be grateful if you could...
I would appreciate it if you could...
Could you please...
I was wondering of you could help me.(informal)
I would like to know...
Asking for Information
I am writing to enquire about...
I am writing to find out about...
What I am looking for is...
I would like to know about/if...
Closing
I look forward to seeing you.
I look forward to hearing from you.
I look forward to meeting you.
Complaining / expressing dissatisfaction
I'm writing to express my dissatisfaction with...
I'm writing to express my annoyance with...
I am not happy about...
...was very disappointing.
Conveying regards
Please give my best regards to your family.
Please pass on my best wishes to your wife and children.
Please give my regards to your parents.
Expressing satisfaction
I was delighted to hear that...
I was very happy to learn that...
I was thrilled to find out that...
I was glad to hear that...
...was very enjoyable.
Expressing concern / sympathy
I was sorry to hear about... (your accident/ illness)
I am writing to express my concern about...
Giving bad news
I regret to inform you that...(semi-formal)
I am sorry to tell you that...(informal)
I regret to advise you that...(formal)
I am afraid I have some bad news.(informal)
Giving good news
I am pleased to inform you that...(semi-formal)
I am delighted to tell you that...(informal)
I am happy to advise you that...(formal)
I thought you might like to know that...
Giving reasons
This is because...
This is because of...
This is due to... (formal)
This is as a result of...(formal)
This is owing to...(formal)
Making suggestions
Would it be a good idea to...
Perhaps it would be a good idea to...
Thanking
Thanks.
Thank you.
Thank you very much.
Thank you kindly.
I can't thank you enough.
No words can express my gratitude.
I am extremely grateful for...
I very much appreciate your ______ing
Match the following:
1. Thank you kindly.
2. I am pleased to inform you that...
3. Please give my best wishes to...
4. This is due to...
5. I look forward to hearing from you.
6. I would like to know...
7. I'd like to apologize for...
8. I regret to inform you...
a. Apologizing
b. Conveying regards
c. Giving bad news
d. Giving reasons
e. Closing
f. Thanking
g. Giving good news
h. Asking for information
Answers:
1-f, 2-g, 3-b. 4-d, 5-e, 6-h, 7-a, 8-c
gini nih "Formal and informal language"
Sabtu, 29 November 2014
Roy kim-pinocchio
오늘도 그대는 웃네요
oneuldo geudaeneun utneyo
You’re smiling again today
Kau tersenyum lagi hari ini
나 멀리서 그댈 따라서 웃죠
na meolliseo geudael ttaraseo utjyo
From far away, I smile with you too
Dari jarak jauh, aku juga tersenyum kepadamu
어쩌면 한번쯤은 날 보며 그대가 꼭 웃어 줄것만
같아
eojjeomyeon hanbeonjjeumeun nal bomyeo
geudaega kkok useo julgeotman gata
Maybe you will look at me and smile just once
Mungkin kamu melihatku tersenyum
kepadamu hanya sekali
실 바람 타고 그대의 향기가 코끝에 스치네 나의
곁에
sil baram tago geudaeui hyanggiga kokkeute
seuchine naui gyeote
Your scent rides the wind and passes through
my nose, by my side
Aroma mu yang melewati hidungku, di sisiku
오~그대의 눈빛을 보면 떨려오네
o~geudaeui nunbicheul bomyeon tteollyeoone
When I see your eyes, I get nervous
Disaat melihatmu, aku langsung gugup
먼 훗날 언젠가는 기억될 내 사랑 소중한 그대여
meon hutnal eonjenganeun gieokdoel nae
sarang sojunghan geudaeyeo
I’ll remember you even way ahead in the
future, my love, my precious dear
Aku mengingatmu sampai akhirnya masa
depan datang cintaku, sayangku yang berharga
오늘은 그대가 우네요
oneureun geudaega uneyo
You’re crying today
Kau menangis hari ini
난 뒤에서 그댈 따라서 울죠
nan dwieseo geudael ttaraseo uljyo
From behind, I cried with you too
Sesungguhnya, aku juga menangis denganmu
어쩌면 한번쯤은 그대의 두 눈에 눈물을 닦아 주고
파
eojjeomyeon hanbeonjjeumeun geudaeui du
nune nunmureul dakka jugopa
Maybe just once, I want to wipe the tears
from your eyes
Mungkin hanya sekali, aku ingin menyeka air
matamu
밤 바람이 많이 차요 내게로 오~ 안아줄게요 나의
곁에
bam barami manhi chayo naegero o~
anajulgeyo naui gyeote
The night wind is very cold, come to me,
I’ll hold you by my side
Langit malam yang sangat dingin, datang
kepadaku, aku akan memegangmu di sisi
ku
오~그대의 눈빛을 보면 떨려오네
o~geudaeui nunbicheul bomyeon tteollyeoone
When I see your eyes, I get nervous
Disaat aku melihat matamu, aku langsung
gugup
먼 훗날 언젠가는 기억될 내 사랑 소중한 사람
meon hutnal eonjenganeun gieokdoel nae
sarang sojunghan saram
I’ll remember you even way ahead in the
future, my love, my precious dear
Aku mengingatmu sampai akhirnya masa
depan datang cintaku, sayangku yang berharga
그대만이 운명이죠
geudaemani unmyeongijyo
Only you are my destiny
Hanya kamu takdirku
우리 언젠가 함께할 그날을
uri eonjenga hamkkehal geunareul
Thinking of the days we will be together some
day
Memikirkan tentang hari yang dimana kita
akan bersama pada hari itu
그대만을 I love you
geudaemaneul I love you
Only you, I love you
Hanya kamu, I love you
Selasa, 18 November 2014
Tidak tahu balas budi
Jika memang ini yang terbaik, aku akan terima. Tapi, disisi lain kamu juga tidak ingin mengakhiri semuanya. Aku merindukan susasana seperti dulu.
Kini, kamu telah memiliki kebahagiaan baru bersama teman-teman mu, dan kamu juga semakin jauh dari ku. Apakah kasta kita berbeda sehingga kamu lupa tentang aku? Apakah kamu lupa terhadap aku yang dulu mau menerima kamu apa adanya ketika kamu belum memiliki teman sebanyak sekarang? Tapi kenapa kamu melupakan aku begitu saja, ketika kamu telah memiliki mereka semua? Apakah kamu sudah lupa terhadap aku? Apakah karna aku jelek? Apakah karna kini banyak wanita yang mendekati mu, makanya kamu menjauh?
Sekejap semua hilang, hilang seperti sehelai daun yang diterbangkan angin, hati ini terkikis karna adanya pelapukan penghianatan yang kau lakukan. Aku disini sendiri, dan aku selalu menunggu mu. Tapi ternyata, ini balasan mu untuk diriku?:'
Sabtu, 15 November 2014
Bergalau ria di malam minggu menjelang detik-detik 16 November 2014 ( Minggu)
Mengenang yang selalu dikenang, memikirkan yang tidak pernah dipikirkan. Aku dan dia itu bagai benua kutub utara dan benua kutub selatan. Kami saling berjauhan, tapi sebenarnya kami ini sama.
Kekurangan ini seharusnya saling melengkapi dan dilengkapi, tapi apa daya, dia pun perlahan menjauh. Bulan Desember semakin dekat, yaa hari ulang tahun ke dua kami pun seperti tidak berarti. Kukenang terus ketika pertama kali ia menyatakan cintanya padaku. Sampai-sampai saat ini video di tkp tersebut masih ku simpan rapi didalam memori video handphone smartphone ku. Gundah!!! Kami semakin merenggang. Memang, break ini rasanya sangat menyakitkan.
Ku usap kembali air mata yang tiba-tiba selalu menetes. Aku kuatkan diriku dengan selalu menyebut asma Allah. Tempat yang paling aku sukai untuk mencurahkan semua kesedihanku. Aku bangga menjadi seorang muslimah, aku bisa bersyukur, serta mendapat ajaran yang benar.
(oke, balik lagi ke cerita yang pertama)
Aku selalu merindukan nya, tapi mungkin dia tidak berbuat yang sama seperti aku. Aku sedihhh:'( rasanya hati ini sudah terlalu erat dengan dia. Kenapa? Kenapa harus seperti ini?:(
Kiauan 4 di 15 November 2014
Taukah kamu? Bahwa aku selalu menatap mu dari jauh? Menatap dengan penuh perasaan, serta hati yang luluh lantah. Kepedihan akan terlalu jauh ketika takdir berbicara, tapi bila takdir itu baik, yaa tak masalah. Semuanya seakan bergelora begitu saja, semuanya mengalir tanpa tau kemana arah tujuan. Aku senang melihatmu bisa bergabung dengan mereka, tapi kau juga akan semakin jauh dengan ku. Apakah kamu lupa akan diriku? Senyum tangisan ini rasanya sangatlah perih, goresan hati yang kau buat ini membuatku gundah. Aku ingin tetap tinggal, tapi, aku juga tidak ingin menghilangkan kebahagian yang baru saja kau peroleh. Aku tidak ingin egois,aku ingin tetap mencintai mu walau dalam ribuan kilometer. Kini, kisah kita hanya bisa aku kenang, dalam tangisan senyum bahagia yang aku korbankan:')
Kiauan 3 di 15 November 2014
Rintihan kesakitan, menerpa bagai di semak belukar. Tolong, jangan tukar semuanya dengan itu. Mudah saja kau tergoda dengan makhluk yang lainnya. Sejungkir kotak kue dia atas meja, harusnya kau makan itu, tapi kau hanya membiarkannya digigit semut. Kejam, kau datang dan pergi semau jidat bokong mu! Aku benci melihat orang munafik sepertinya. Ku temui waktu lalang yang pernah terperosot jauh, tapi dia enggan berbicara. Semua hantaran gelora ini membuatku takjub. Haha, semerbak dedaunan yang busuk. Kulalui seperti ini, tapi aku berusaha untuk terus bangkit,Berusaha, bekerja keras untuk menggapai cita ku:)
Kicauan 2 di 15 November 2014
Kadang hati membuktikan, memerlukan rasa yang sangat dalam. Menyukai seseorang tanpa dicintai kembali. Sesuatu yang amat besar serta berarti bagi sang hati. Kembali menerpa terjangnya arungan gelombang kesakitan. Semua nya terhempas, terhempas bagai pecah belah. Kekuatan sang hati untuk tetap bertahanpun, kini diikuti. Magnet yang besar itu selalu menarik ulur hatiku yang rapuh, penuh misteri serta ketulusan yang mendalam. Penuh dengan goresan hati serta sesercak tangisan. Bibirku hanya bisa diam, menangis tanpa bersuara. Kepeluk malam, kunantikan siang, tetapi ia tak kunjung datang. Ia seolah tidak bersalah akan semuanya. Aku ingin pergi, pergi meninggalkan nya supaya ia sadar betapa berartinya aku bagi dirinya.
Kicauan 15 November 2014
Biarkan hati mengungkapkan, biarkan mulut ini tetap diam,biarkan waktu yang menjawab kenangan yang sulit di lupakan, cinta yang sulit hilang, keterikatan yang mulai menjauh dan merenggang. Semua portal keajaiban cinta ini perlahan hilang, memudar serta seperti rumput yang bergoyang. Aku diam membisu,air mata selalu berlinang,hati terus menahan.

